Kamis, 14 Mei 2015




Berlokasi di Jalan Ronggowarsito 97 kawasan Ngarsopuran, Solo, kafe satu ini tengah naik daun dan jadi salah satu tempat nongkrong favorit bagi turis domestik maupun warga Solo. Kafe yang didirikan Desember 2012 lalu oleh beberapa sahabat alumni SMA Santo Yosep angkatan 1986 ini sukses menarik perhatian. Dengan konsep baru, para penikmat kuliner bisa santai menikmati menu sambil berkumpul bersama keluarga ataupun sahabat. Asal usul nama Tiga Tjeret pun terhitung unik. Salah satu pemilik kafe, Andang Aphri menjelaskan, Tiga Tjeret sengaja diambil dari identitas wedangan yang ada di Solo. Biasanya dalam setiap warung angkringan itu, terdapat tiga ceret yang ada di atas anglo. Nah, karena oetentiknya itulah, maka Tiga Tjeret dijadikan signature dari nama kafe ini.

Soal interior, sejak awal Tiga Tjeret memang dibuat berkonsep urban. Tak hanya  nyaman, interior yang menarik, harga menunya pun terjangkau. Kita bisa duduk lama sambil bersantai bersama keluarga atau sahabat dan mencicipi kuliner tradisional. Satu hal lagi, semua lintas generasi dan semua kelas bisa menikmati tempat ini. Menu makanan dan minuman yang ditawarkan kafe ini mulai dari kisaran harga Rp 1000. Pilihan menu yang sangat variatif juga membuat kafe ini menjadi pilihan mencari makanan di pagi hingga malam hari. Sama halnya seperti wedangan lain, konsep self-service atau prasmanan tetap dipertahankan Cafe Tiga Tjeret. Meja bar panjang di bagian depan kafe dipenuhi berbagai menu penggoda, mulai varian nasi bungkus yang bikin ngiler, puluhan lauk pauk seperti kikil, koyor, sate ati ayam, sate udang, sate cumi, usus ayam, sosis, nugget, sampai gorengan seperti mendoan, lumpia, pisang goreng, dan banyak lagi.


Menu yang variatif menjadi andalan Cafe Tiga Tjeret. Sama halnya menu makanan dan minuman, selain menyuguhkan kuliner tradisional ada menu-menu hidangan pelengkap lainnya. Misalnya untuk wedangan, mulai dari Wedang Tiga Tjeret yang merupakan minuman racikan spesial dengan remnpah-rempah, wedang tape, sampai milkshake tersedia. Jadi, bagi yang suka mencicipi menu baru di sini sudah disediakan banyak pilihan. Kafe ini juga memberikan menu berbeda di pagi hingga sore hari serta malam hari. Untuk menu lengkap di pagi hari, ada sajian ayam, lele, kakap kremes, nasi timbel, pecel, kemudian akan dilengkapi dengan menu komplit wedangan yang dikeluarkan pada malam hari.

Kafe yang beroperasi sejak pukul 10.00 pagi hingga 01.00 dini hari ini memang tak pernah sepi pengunjung. Terkadang, beberapa pengunjung harus rela mengantre agar bisa mendapat tempat dan bersantai di kafe ini. Tak heran, kafe ini berkembang pesat. Para pemiliknya tidak menyangka respons dari masyarakat bisa bagus. Tetapi memang sejak awal Andang dan teman-temannya ingin membuat suatu tempat kumpul untuk semua kalangan. Suasana yang nyaman, makanan yang enak, dan harga yang bersahabat jadi kombinasi yang membuat pelanggan suka. Mereka juga tidak menyangka tempat ini menjadi alternatif pilihan wisata kuliner. Semua tak lain karena tim yang bekerja dengan baik dan pelayanan yang terus ditingkatkan.


Satu hal yang juga membuat para pengunjung betah, adalah adanya free wifi serta hibura live band. Beberapa promosi yang dilakukan tim marketing lewat sosial media seperti twitter atau facebook juga sangat membantu melambungkan nama kafe ini. Tak hanya itu, mereka juga berpromosi lewat media cetak dan elektronik. Semuanya direspons baik oleh masyarakat. Kesuksesan Cafe Tiga Tjeret tak membuat Andang dan teman-temannya berhenti. Kini, mereka tengah mengembangkan konsep kafe serupa tapi dengan sensasi berbeda yang diberi nama Playground. Cafe Tiga Tjeret memang hanya ada di Solo. Sementara Playground kini sudah ada di Solo dan Yogya, dan juga banyak didatangi pengunjung. Mereka akan mengembangkan Playground agar merata di setiap kota di Jawa Tengah.

Address: Jalan Ronggo Warsito No.97, Surakarta, Jawa Tengah 57131, Indonesia
Open today · 11:00 am – 1:00 am


0 komentar:

Posting Komentar