Minggu, 17 April 2016



Mi kocok yang satu ini sangat legendaris di Bandung dan kini dikelola oleh generasi ketiga. Mulanya, Usman, orangtua dari Dadeng yang pertama kali berjualan mi kocok dengan cara dipikul berkeliling dari satu kampung ke kampung sekitar tahun 1967. Ketika ayah Dadeng meninggal, kakak-kakak Dadeng lalu meneruskan usaha ini. Namun, setelah salah satu kakaknya vakum, barulah Dadeng yang meneruskan usaha ini dan di tangannya lah usaha ini menampakkan kemajuan berarti. Hingga akhirnya, tahun 1990 Dadeng mangkal di Jalan KH. Ahmad Dahlan 67, Buah Batu, Bandung, di seberang tempat usahanya sekarang. Para pembeli yang sudah ketagihan rasa mi kocok Dadeng akhirnya mendatangi warungnya. Dua tahun kemudian, rumah makan Dadeng pindah ke tempat sekarang. Makin hari, pembeli Mi Kocok Mang Dadeng makin ramai, terutama di akhir pekan dan hari libur.

Jangan heran melihat pembeli rela mengantre menunggu kursi kosong, terutama pada jam makan siang. Lezatnya mi kocok Mang Dadeng tak luput dari 15 macam rempah yang menjadi bahan bakunya, antara lain daun salam, lengkuas, ketumbar, dan sebagainya. Mi kocok sendiri terdiri dari mi gepeng berwarna kuning, tauge, dan potongan kikil yang sangat empuk karena direbus beberapa jam. Bila beruntung, anda juga bisa mendapatkan sumsumnya yang lezat. Sumsum inilah yang menjadi kelebihan mi kocong Mang Dadeng dibanding mi kocok lainnya. Mi kocok biasa dihargai Rp 23.000, bila ditambah sumsum Rp 27.000. Selain mi kocok, Dadeng juga menyediakan sop kaki sapi yang per porsinya dijual seharga Rp 27.000. Kalau ditambah sumsum harganya Rp 30.000.


Lezatnya mi kocok ini rupanya tak hanya dikenal di kalangan warga Bandung dan sekitarnya saja. Pembeli dari luar kota termasuk Jakarta, bahkan dari luar negeri seperti Malaysia, Brunei, Jepang, dan Belanda, tak jarang mengunjungi tempat makan yang sederhana ini. Bulan Juni sampai September, biasanya pembeli mayoritas wisatawan dari Malaysia. Bahkan, pernah ada pembeli dari Jepang yang menawari Mang Dadeng untuk membuka cabang di sana, namun ditolak Mang Dadeng karena terlalu jauh. Sementara di Bandung saja pembelinya sudah banyak. Dalam seminggu biasanya ada publik figur seperti pemain bola dan artis yang menyantap mi kocok ini. Di antaranya Armand ‘Gigi’ Maulana, Laudya Cynthia Bella, dan Paramitha Rusady.

Pada hari Senin sampai Kamis, biasanya tempat ini menghabiskan 700 porsi per hari, sedangkan saat akhir pekan bisa 1000 porsi per hari. Sementara saat Lebaran bisa mencapai 2.500 porsi per hari. Kini, mi kocok yang sering dipesan untuk acara pernikahan, rapat, dan jamuan ini dikelola oleh anak keempat Dadeng, meski Dadeng yang kini sudah berusia 71 tahun masih tetap mengawasi jalannya usaha.

0 komentar:

Posting Komentar